Al-Qur'an jadi rujukan pertama, bukan pelengkap jadwal.
Sekolah Bintang Madani berdiri di Bandung sejak 2010 di bawah Sygma Foundation, bagian dari Syaamil Group. Kami memulai dari jenjang terkecil, dan kini menemani anak dari usia empat tahun hingga siap masuk perguruan tinggi — dengan nilai yang sama di setiap jenjangnya.


Apa yang sebenarnya dibutuhkan seorang anak untuk tumbuh dengan baik? Pertanyaan itu yang dibawa Yayasan Sygma Cahaya Insani saat mendirikan Bintang Madani pada 2010 di Jl. Terusan Pesantren, dua tahun setelah yayasannya sendiri berdiri, dengan Al-Qur'an sebagai titik berangkat.
Jawabannya ternyata bukan kurikulum yang paling padat. Anak butuh merasa aman, dikenal, dan diberi ruang mencoba. Dari situlah kami membangun semuanya: kelas yang jumlah muridnya dijaga, guru yang bertahan bertahun-tahun, dan pembiasaan ibadah yang dicontohkan, bukan sekadar diperintahkan.
Enam belas tahun kemudian, lima unit berjalan dari TK sampai SMA, dan SMA BM Omni menempati gedungnya sendiri sejak 2024. Anak yang dulu menangis di hari pertama TK kini ada yang kembali sebagai guru di sini.
Menjadi sekolah Islam yang melahirkan generasi berakhlak Qur'ani, mandiri, dan siap memimpin di zamannya.
Dipakai sebagai rujukan saat mengambil keputusan, bukan sekadar dipajang di dinding
Al-Qur'an jadi rujukan pertama, bukan pelengkap jadwal.
Anak dikenal namanya, bukan sekadar diabsen nomornya.
Mencoba, salah, lalu memperbaiki tanpa takut dipermalukan.
Menyelesaikan apa yang dimulai, sekecil apa pun tugasnya.
Dibandingkan dengan dirinya kemarin, bukan dengan teman sebangku.
Enam titik yang mengubah bentuk sekolah ini
Yayasan Sygma Cahaya Insani berdiri sebagai bagian dari Syaamil Group, penerbit yang dikenal lewat percetakan Al-Qur'an.
Dua tahun setelah yayasan berdiri, sekolah dibuka di Jl. Terusan Pesantren, Arcamanik, dengan Al-Qur'an sebagai titik berangkat.
Jenjang menengah pertama dibuka di kampus yang sama, melanjutkan pola satu perjalanan pendidikan dari TK.
Sertifikat manajemen mutu dan manajemen organisasi pendidikan diserahkan pada 24 Desember 2020 oleh PT Decra Group Indonesia.
Jenjang terakhir dibuka dengan pendekatan berbeda: kurikulum yang menyesuaikan tiap anak dan belajar langsung dari praktisi.
SMA pindah ke Jl. Arcamanik Endah, terpisah dari kampus TK, SD, dan SMP.
Direktur sekolah, kepala sekolah tiap unit, dan koordinator Qur’an

Direktur Sekolah
Agung Sulanjana, S.Pd.Gr., M.M.Pd.
Direktur Sekolah Bintang Madani
Kepala unit & koordinator





Kami lebih suka orang tua berkeliling kampus dan bertanya sepuasnya sebelum memutuskan. Jadwalkan kunjungan di hari sekolah.